Jumat, 26 September 2014

Berdiri PT.TELKOM Indonesia

PT.Telkom Indonesia Berdiri Pada Tahun 1882, Pada Tahun 1882 Awal Nama Telkom Indonesia Adalah Jawatan Pos, Telegrap dan Telepon (Post, Telegraph en Telephone Dienst/PTT) Yang Didirikan Oleh Kolonial Belanda Dan Pada Tahun 1906 Pemerintah Kolonial Belanda membentuk sebuah jawatan yang mengatur layanan pos dan telekomunikasi, Pada Tahun 1961 Status jawatan Mengalami Perubahan Nama menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Pada Tahun 1965 PN Postel Mengalami Perubahan Nama Lagi menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos & Giro), dan Perusahaan Negara Telekomunikasi (PN Telekomunikasi). Pada Tahun 1974 PN Telekomunikasi Mengalami Perubahan Nama Kembali menjadi Perusahaan Umum Telekomunikasi (Perumtel) yang menyelenggarakan jasa telekomunikasi nasional maupun internasional. Pada Tahun 1980 PT Indonesian Satellite Corporation (Indosat) didirikan untuk menyelenggarakan jasa telekomunikasi internasional, terpisah dari Perumtel. Pada Tahun 1989 Di Berlakukan Undang-undang nomor 3/1989 tentang Telekomunikasi, tentang peran serta swasta dalam penyelenggaraan telekomunikasi. Pada Tahun 1991 Perumtel Kembali Mengalami Perubahan Nama menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) Telekomunikasi Indonesia berdasarkan PP no.25 tahun 1991. Pada Tahun 1999 Di Berlakukan Undang-undang nomor 36/1999, tentang penghapusan monopoli penyelenggaraan telekomunikasi. Pada Tahun 2001 Perusahaan TELKOM membeli 35% saham Telkomsel dari PT Indosat sebagai bagian dari implementasi restrukturisasi industri jasa telekomunikasi di Indonesia, yang ditandai dengan penghapusan kepemilikan bersama dan kepemilikan silang antara TELKOM dengan Indosat. Dengan transaksi ini, TELKOM Dapat menguasai 72,72% saham Telkomsel. TELKOM membeli 90,32% saham Dayamitra dan mengkonsolidasikan laporan keuangan Dayamitra ke dalam laporan keuangan TELKOM. Pada Tahun 2002 TELKOM membeli seluruh saham Pramindo melalui 3 tahap, yaitu 30% saham pada saat ditandatanganinya perjanjian jual-beli pada tanggal 15 Agustus 2002, 15% pada tanggal 30 September 2003 dan sisa 55% saham pada tanggal 31 Desember 2004. TELKOM Dapat menjual 12,72% saham Telkomsel kepada Singapore Telecom, dan dengan demikian TELKOM memiliki 65% saham Telkomsel. Sejak Agustus 2002 terjadi dua Kali penyelenggaraan telekomunikasi lokal.




Kini Pada Tahun 2014 Perusahan TELKOM Telah Berdiri Di Seluruh Indonesi, PT.Telkom Indonesia Telah Berdiri Beberapa Tahun Dan Telah Di Percaya Oleh Warga Negara Indonesia, PT.Telkom Indonesia Di Cabang Tuban Tidak Lebih Melayani Pemasangan Internet Speedy Di 100 Titik, Pemasangan Internet Speedy Ini Didominasikan Oleh Masyarakat Kota Sedangkan Di beberapa Kecamatan Masih Banyak Yang Belum Merespon Dikarenakan Masih belum Diutuhkan, Saat Ini Internet Adalah Kehidupan Sehari-Hari Masyarakat Indonesia Hanya Di Kalangan Tertentu Internet Masih Belum Di Butuh Kan.


Posting Komentar

 
Copyright © 2014 Handi97